Rabu, 10 November 2010

Debit aliran sungai

Debit aliran merupakan volume air sungai yang mengalir persatuan waktu, biasanya dinotasikan dengan huruf Q. Data pengukuran debit aliran sungai sangat penting untuk berbagai macam pengelolaan sumberdaya air.
Debit maksimal digunakan untuk mengetahui potensi maksimal air di suatu DAS (Daerah aliran sungai). Potensi maksimal air yang dimaksud yaitu banjir.Nah, data debit maksimal dapat digunakan sebagai patokan untuk merancang bangunan pengendali bajir.
Sedangkan data debit minimal dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan perencanaan penggunaan air saat musim kemarau terutama untuk keperluan pertanian.

Gambar 1. Sistem DAS

Debit aliran sungai sangat dipengaruhi oleh karakteristik morfometri DAS. Morfometri DAS merupakan karakteristik baik bentuk, sifat, perilaku dari suatu DAS yang dapat diukur (metric). DAS sendiri merupakan suatu wilayah kesatuan ekosistem yang dibatasi oleh pemisah topografi dan berfungsi sebagai pengumpul, penyimpan dan penyalur air, sedimen serta unsur hara dalam sistem sungai dan mengeluarkannya melalui outlet tunggal.

Ada berbagai cara yang bisa digunakan dalam pengukuran debit aliran, antara lain:
*) Pengukuran secara langsung :
1. Velocity Area Method
- floating method
-current meter
2. Slope Area Method
3. Tracing Method
- Suddent injection
- Constant injection

*) Pengukuran secara tidak langsung :
Menggunakan data SPAS (Stasiun Pengamat Aliran Sungai)

Penjelasan tentang pengukuran debit akan saya tulis dalam posting berikutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar